Kamis, 13 Agustus 2009

Kisah Sukses SOICHIRO HONDA

. Kamis, 13 Agustus 2009

SOICHIRO HONDA

"Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", Soichiro Honda

Pernakah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda – sebelum sukses diraihnya ia banyak mengalami kegagalan? Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri. Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan

pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah. "Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali. Namun, Honda tidak patah semangat.

Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin.

Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" – cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru. Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.


5 Resep keberhasilan Honda :

* Selalu berambisi dan berjiwa muda.
* Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
* Senangi pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja senyaman mungkin.
* Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
* Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

Trial and error Untuk meraih kesuksesan, Anda perlu melakukan trial and error. Hal ini merupakan salah satu tolok ukur untuk menggapai kesuksesan. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali kegagalan itu. Sebelum mencoba lagi, pikirkan masak-masak langkah yang akan ditempuh. Kalau pun terjadi kesalahan kembali, jangan ragu-ragu melakukan perbaikan dan terus mencoba sampai Anda berhasil mengatasinya. Kunci utama trial and error adalah kerja keras dan tetap semangat.

Nah dengan demikian, Anda telah berdamai dengan kegagalan. Sehingga kegagalan bukan lagi momok yang menakutkan. Melainkan sesuatu yang harus dihadapi dan dilawan agar kegagalan itu tidak menggerogoti hidup Anda. Semoga Sukses…..!

34 comments:

zujoe mengatakan...

hmmm.... jadi nahan napas baca cerita dari mbah honda ini... saluutt... mentalnya kuat, harus ditiru nih..

Violet mengatakan...

Artikel yang bagus, memotifasi untuk lebih berusaha giat. Yang bisa membuat kita bisa sukses adalah kemauan, usaha yang keras dan fokus pada bidang kemampuan kita.

zujoe mengatakan...

trial and error ya??? huhuhu... ini nih yang sering buatku patah semangat dan ambil jalan pintas....

^^haqie mengatakan...

wah usaha yang keras yah Honda

ReMo-XP mengatakan...

benar" ciri" orang jepang sejati sob,, pantang menyerah,, Hehehe

Indonesia harus begitu tuh sob,, habis perang aja jepang masih bisa bangkit,, hehehe

gomel mengatakan...

waaah..it's truly inspired me..hehhee..
thanks yaa info nyaa..
btw salam kenal yaa..jangan lupa mampir n komen balik yaa :D
gue follow yaaa..

eh2, cara bikin recent comment kaya punya lo itu gmn sih?

Kuliah Gratis mengatakan...

Kesuksesan itu bukan instant tapi hasil dari kegagalan

jadi Nothing Impossible seperti disini

http://www.kuliah-informatika.com/2009/07/menumbuhkan-motivasi-diri-sebuah.html

Ita Irawati mengatakan...

Kegagalan adalah keberhasilan yg tertunda, jd jngan putus asa, ttp semangat. MERDEKA..MERDEKA...

suzhu BITES mengatakan...

wow..inspiratif banget ya mr honda, pengen kek dia akh...

Dinoe mengatakan...

Kisah sukses yang mantap..kita patut mengikuti jejak langkahnya

muchlisin mengatakan...

Inspiratif... kita sering berhenti saat menghadapi kegagalan, sementara orang seperti Soichiro Honda terus melangkah sampai kesuksesan menutupi kegagalan dari sejarah hidup mereka.

ROSMANA APOLLA PUTERA mengatakan...

sangat menginspirasi

Ranger mengatakan...

Yup, rahasia sukses adalah terus mencoba dan coba lagi......
salam sukses buat smua...
hehehehehe......

Newsoul mengatakan...

Ya spiritnya, etos kerjanya sangat inspiratif. Begitulah kisah sukses yang bisa kita petik dari sang Honda. Terimakasih sudah mmebaginya disini sobat.

Berry Devanda mengatakan...

patut ditiru etos kerjanya honda...

patahati mengatakan...

ini memang pandangan yg patut ditiru oleh bangsa kita, spa tau ada kendaraan made in sholeh, support selalu,salam.

sobatsehat mengatakan...

sangat inspiratif

agoez3 mengatakan...

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah perjalanan Mr. Honda menuju kesuksesan. Amiin...

Anonim mengatakan...

IJIN Paste tuliaNNY Y?

日月神教-任我行 mengatakan...

徵信社,徵信,徵信,徵信社,外遇,尋人,徵信公司,徵信,抓姦,徵信,徵信社,徵信,抓姦,抓姦,外遇,尋人,徵信公司,徵信,徵信,徵信社,徵信社,徵信,徵信社,徵信,外遇,尋人,徵信公司,徵信社,抓姦,徵信,外遇,徵信社,,徵信,徵信社,徵信,徵信社,徵信,徵信,徵信社,徵信社,徵信,徵信社,徵信,徵信社,徵信,徵信社,徵信,外遇,尋人,徵信公司,徵信,徵信社,徵信社,徵信,錄音,背叛,商標,商標,GPS,離婚

ujang cutter mengatakan...

lebih seru lagi komiknya tentang soicirho honda tuh...
smpe2 ga bosen gw bacanya....

anywhere_Smile mengatakan...

Simpler and easier just links london various facets of being married the ought links london jewellery to be obtained and tradition recently indicated links of london sale actually divided regarding the bride's family, links of london silver the groom's family, as well as the groom himself. discount links of london Over are the days where the bride's parents insures links of london ring uk every single thing make a list of to links of london friendship bracelets sale perfect detail. For a short period, tradition had shifted this obligation to qualify for the links sweetie bracelet three parties soon discussed the following., a response, links of london earrings as well as ever-popular brunch. Experience entered production although there required to links of london necklaces sale twelve inches into your market by the grooms telephone and therefore bridal individual.

Anonim mengatakan...

Amazing story....it inspirated me!!!!

Nheeiya mengatakan...

BAgus bgT. . !
Qt jgn pRNah meNYerah, trS b'juang.
SeMANgat. . ! :)

Anonim mengatakan...

memang luar biasa....
like it...

Anonim mengatakan...

MANTAP BANGET

common sense mengatakan...

cerita inspiratif buat kita semua..

music improvisation mengatakan...

aq ingin sukses seperti beliau..

read well mengatakan...

gak ada yg sprt dia!

pandaanku.com mengatakan...

inspiring article

wikibagus.com mengatakan...

saya sekarang jadi tambah bersemangat berwiraswasta...pingi bikin pabrik..

obat lemah syahwat mengatakan...

keren banget artikel nya...
moga sya bisa sukses seperti beliau...

Anonim mengatakan...

Tak harus memiliki pendidikan yang tinggi.sukses bisa diraih siapa pun.asl mau kerja keras dan tekun.

wagi oggy mengatakan...

Kalo jempol aye ana 50 gua kasih semua buat. MR.Soichiro honda . Gua salut dengan beliau

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

Recent Comentar

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com